
Kesunyian bisa sangat mengintimidasi. Tapi bisa juga sangat mengiluminasi. Dalam sunyi, adakalanya kita untuk berjumpa dengan diri kita sendiri.
Ramadan tahun lalu adalah ramadan pertama dalam situasi pagebluk. Saya kira hanya sekali saja kita berpuasa dalam keadaan itu. Eh, ternyata, keadaan yang serupa harus kita alami lagi! Ramadan datang esok hari. Pagebluk belum juga mau berakhir.
Kalau dipikir, sebetulnya pandemi covid-19 ini skenarionya nyaris sama dengan zombie apocalypse. keduanya, tidak hanya memburu kehidupan tetapi juga meruntuhkan peradaban. Peradaban yang kita kira paling paripurna ini ternyata nyaris luluh lantak dalam sekejap mata jika dibiarkan begitu saja.
Saya kira, puasa tahun ini lagi-lagi akan sangat berbeda dari puasa tahun-tahun yang silam. Mungkin akan jauh lebih khidmat dengan sedikit adu rayu diskon di pusat-pusat. Ngabuburit tidak sepenusnya kita nikmati karena dibarengi dengan perasaan waswas, dan buka bersama akan kurang meriah. Puasa kali ini, puasa kedua di masa pabeluk sepertinya akan “menjadi kesunyian masing-masing”.
Kesunyian bisa sangat mengintimidasi. Tapi bisa juga sangat mengiluminasi. Dalam sunyi, adakalanya kita untuk berjumpa dengan diri kita sendiri. Serupa perjumpaan para burung dengan Simurgh, Rikmadenda dengan para dewata, dan Bima dengan Dewa Ruci, Kesunyian dapat menjadi wahana bagi kita untuk bertemu dengan diri kita sendiri. Menjadi semacam refleksi.
Sepertinya, Pagebluk ini tidak akan benar-benar selesai dalam waktu singkat. Dunia yang kita tempati yang kita kenali ini setelahnya tidak akan pernah sama. Tatanan dunia mungkin sekali berganti. Demokrasi bisa jadi tidak laku, socialisme akan terus layu, dan kapitalis bisa jadi bangkrut. Dan keimanan, bagi sebagaian dari kita mungkin akan goyah dengan hebatnya. Tapi, bagi sebagian dari kita, keimanan akan tetap kokoh adanya. Karena, mengutip Goenawan Mohamad, “manusia bisa tersesat, tapi sejarah menunjukan bahwa iman tak pernah jera justru ketika Tuhan tak jadi bagian benda-benda yang terang.”
LINGGA AGUNG | KOLOMNIS & DOSEN DKV TELKOM UNIVERSITY



