Togog: Punakawan yang “Anti-Mainstream”

Suka nonton wayang golek dong, ya? Tahu konflik antara Kurawa dan Pandawa? Siapa yang suka kisah Mahabharata, tentu tahu betul karakter-karakter punakawan ini. Namanya Togog, ia adalah seorang punakawan—tokoh pelayan atau pengiring di cerita pewayangan. Dalam banyak adegan kisah Mahabharata diceritakan, Togog mendampingi tokoh-tokoh antagonis seperti Kurawa, yang merupakan musuh dari Pandawa. Meski ia mendampingi […]
Ketersesatan dalam Karya Iwan Simatupang dan Jorge Luis Borges

Dahulu sekali ketika masih muda, pada fase genit-genitnya membaca filsafat, saya menggemari novel-novel Iwan Simatupang dan Jorge Luis Borges. Mengapa suka Iwang Simatupang? Karena ia tak pernah mempersonifikasi tokoh novelnya dengan nama atau mirip dengan siapa. Awal membaca karyanya, saya memilih Merahnya Merah. Tokoh Kita adalah gambaran kebingungan kita semua dalam hidup. Sempat saya berpikir […]
Melawan Ala Bi Ijem

Ketika kecil dulu, mendengarkan dongeng bobodoran terasa membebaskan sekaligus reflektif. Sebagai seorang anak perempuan yang dikuasai oleh arus budaya urban, yang kala itu didominasi oleh budaya ‘MTV’, saya memilih mendengarkan radio Mara berisi celoteh Kang Ibing dan Aom Kusman. Bahkan keberpihakan terhadap selera komedi pun, banyak didominasi oleh bobodoran lokal; seperti wayang golek Asep Sunandar […]
Filosofi Buah Kersen

Zaman budak leutik dulu, saya tinggal di daerah Caringin, area Bandung Selatan. Bukan pusat kota, juga bukan pedesaan. Kamu boleh bilang Caringin sebagai area urban pinggiran. Dan zaman budak leutik dulu, saya selalu berpikir kalau semua yang terjadi di alam semesta ini, serbakebetulan. Si Ipul dan Si Dewi berpapasan di jalan tanpa ada pretensi apa-apa, […]