Bandung dan Buku yang Kehilangan Ruang

Bandung barangkali tidak pernah kekurangan cara untuk mempercantik dirinya. Cat tembok diperbarui, trotoar dirapikan, bangunan lama disinari lampu, dan jalan-jalan bersejarah dijadikan latar bagi orang-orang yang datang untuk berfoto. Tetapi kota, seperti wajah yang terlalu sering dipoles, dapat kehilangan sesuatu yang justru membuatnya hidup: kerutan pengalaman, suara percakapan, dan jejak orang-orang yang selama puluhan tahun […]

Di Depan Pintu Rumah, Buku Mengajarkan Perlawanan

The Bookworm, Carl Spitzweg, sekitar 1850. Public Domain, Wikimedia Commons.

Di depan pintu rumah, satu kalimat singkat mendamprat saya. “Moal aya jalma pinter lamun ngedul maca!” (Tidak akan ada orang pintar kalau malas membaca.) Dulu, setiap kali melihat tulisan itu, saya tetap belum tertarik untuk membuka lembaran buku. Seiring berjalannya waktu, teguran itu terus mendatangi saya dalam bentuk yang berbeda. Kadang melalui nasihat orang tua, […]

Menjelajahi Dunia Kata-Kata dari Benda Mati Bernama Buku

Sejumlah koleksi buku di Rumah Baca Buku Sunda. (Foto: Muhamad Rendi Firmansyah).

Ada banyak cara memperoleh pengetahuan tanpa harus seseorang menyampaikannya kepada kita. Salah satunya melalui membaca. Pengetahuan itu tidak akan pernah benar-benar hilang, kecuali jika dihilangkan atau dilenyapkan. Kiwari, orang-orang begitu bergantung pada apa yang datang, baik berupa penjelasan, informasi, maupun hal-hal lainnya. Sikap tergesa-gesa dan keinginan untuk serba instan menjadi persoalan lain yang hadir begitu […]

Buku dan Ingatan Kolektif

Saat kita melangkah masuk ke dalam sebuah perpustakaan, pasti mendapati benda yang terdiri dari tumpukan kertas bertuliskan aksara, dijilid dan diberi sampul. Benda itu dinamakan buku. Melihat hal itu, awalnya saya berpikir bahwa buku tak lebih dari sekadar benda mati yang di dalamnya berisi dongeng, cerita fiktif, atau kumpulan teori-teori yang disajikan oleh penulisnya. Asumsi […]

Dari Buku Kartu Pos

Pagi itu, ketika saya hendak membuka laptop, di luar terdengar orang yang berseru: paket! Kurir mengantarkan pesanan. Saya duga itu pesanan saya sebelumnya. Tiga kaset pita Sunda atau tiga buku, masing-masing buku kumpulan esai, novela karya Satyajit Ray, dan kumpulan kartu pos yang dibukukan. Saya dapati paket itu, ternyata pesanan buku yang datang. Seperti biasanya, […]

Literapoka: Saling Berbagi Lewat Buku

Aroma kopi berpadu dengan wangi kertas buku yang usang dan baru. Aroma itu tercium di sebuah kedai yang berada di kawasan Bandung sebelah utara. Sebut saja Kopi Poka. Terletak di Jalan Kanayakan Nomor 1, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kopi Poka tidak saja menampilkan nuansa coffee shop yang kuat, tetapi juga menyuguhkan aktivitas literasi.  Di balik […]

Klub Buku Laswi: Bermula dari Gagasan Kolaboratif

Rabu, 16 April 2024. Siang itu, udara Bandung terasa panas dan terik saat langkah-langkah kecil mulai berdatangan ke sebuah tempat sederhana di Jalan Garut No.2. Toko Buku Bandung kembali menjadi rumah bagi para pencinta buku dan diskusi. Di ruangan kecil yang dipenuhi rak-rak buku berisi karya sastra dan pemikiran kritis, suasana hangat tumbuh pelan-pelan, seiring […]

Rumah Baca Buku Sunda: Berangkat dari Kekurangan Akses Bacaan Buku Sunda

Sejumlah koleksi buku di Rumah Baca Buku Sunda. (Foto: Muhamad Rendi Firmansyah).

Di sebuah rumah sederhana di Jalan Margapuri I No. 22, Cijaura, Buah Batu, Kota Bandung, seorang pria paruh baya tampak duduk santai dengan balutan kaus putih dan celana bahan panjang. Ia adalah Mamat Sasmita (74), pendiri Rumah Baca Buku Sunda. Dari wajah dan sikapnya terpancar semangat yang kini kian langka di tengah maraknya gawai dan […]

Bunga di Tembok: Ruang Independen Berbasis Komunitas

Di tengah padatnya kota Bandung, ada sebuah ruangan yang membawa harapan bagi para pencinta buku. Sebut saja Perpustakaan Bunga di Tembok. Perpustakaan ini resmi dibuka pada 16 November 2024 dan menjadi tempat bernaungnya berbagai komunitas untuk memantik semangat literasi. Nama “Bunga di Tembok” terinspirasi dari puisi Bunga dan Tembok karya Wiji Thukul. Puisi itu menggambarkan […]

Toko Kenangan Asyik: Merawat Kenangan dengan Mengarsipkan Musik dan Buku

“Saya ingin mengarsipkan kenangan, bukan hanya sekadar barang,” ujar Yadi Suryadi (44), pemilik Toko Kenangan Asyik yang menjelaskan asal-usul nama tokonya itu. Toko yang terletak di Jalan Binong Jati No. 152, Kota Bandung ini lebih dari sekadar tempat jual beli barang lawas. Di sini, para pengunjung dapat menemukan kaset, piringan hitam, buku-buku bekas, sekaligus dapat […]