Belajar seperti “Pepenging”

Pagi itu saya memulai perjalanan menuju Cicalengka dengan menggunakan kereta api. Sebagai warga Bandung, ini pertama kalinya, selama puluhan tahun, saya bepergian menggunakan kereta api lokal Bandung Raya. Saya berangkat dengan empat orang lainnya, baik sebagai pemateri maupun peserta kegiatan pelatihan Larap Jurnalistik. Ada Kang Hawe Setiawan, sastrawan, praktisi jurnalistik dan juga budayawan. Baru pertama […]
Ke Cicaléngka, Menggambar Ingatan

“Kereta berangkat jam sembilan dua belas,” ujar Mang Hafidz kepada kami begitu turun dari taksi daring di Cikudapateuh. Di dekat stasiun kecil itu ada sejumlah jalan kecil yang namanya diambil dari nama bunga, misalnya Centé (ditulis “Centéh”), Pacar, Érgulo, dll. Membaca nama-nama jalan di “daerah perdu” sepanjang rel Cikudapateuh seperti mengingat bunga-bunga di taman dan […]
Lingkar Literasi Cicalengka: Melawan dengan Membaca

Di sudut kampung yang sedang berjuang mempertahankan tanah mereka, anak-anak duduk melingkar di atas spanduk besar yang dijadikan alas. Di hadapan mereka tersedia buku-buku cerita, krayon warna-warni, dan kertas gambar. Lalu, di belakang anak-anak itu terbentang spanduk penuh coretan di antara dinding rumah warga. Pada spanduk itu tampak beragam tulisan: “Tolak Keras Eksekusi”, “Kami Tidak […]
Cermin Pasar Biru 2 di Cicalengka

Rangkaian hajatan literasi di timur Bandung itu ditutup dengan pembacaan puisi dari komunitas-komunitas di Cicalengka serta penampilan musik keroncong dari musisi lokal Cicalengka. Hari terakhir Pasar Biru 2, bulan Juni 2022 lalu itu sungguh memberi kesan dekat dan bersahabat. Ruang temu antarkomunitas seolah tercipta dengan akrab di hari terakhir festival. Bincang-bincang yang hangat terjadi antara […]